Membaca yuk untuk Isi Kemerdekaan

Di Indonesia, banyak hal yang dapat kita lakukan untuk berkontribusi mengisi hari kemerdekaan. Ada cara sederhana untuk ikut berpartisipasi yaitu dengan membaca buku. Membaca buku adalah hal yang paling mendasar untuk memajukan bangsa Indonesia. Dengan kegiatan tersebut, ilmu pengetahuan kita akan terus bertambah sehingga dapat meminimalisir ketertinggalan kita terhadap dunia luar. Namun, aktivitas membaca seringkali dilupakan karena kurangnya minat membaca masyarakat terutama siswa. Menurut hasil penilitian John Miller, Presiden Universitas Central Connecticut State di New Britain, Indonesia menempati peringkat 61 dari 62 negara yang menjadi objek penelitian. Sungguh miris dan memprihatinkan dengan kenyataan tersebut. Oleh karena itu, kita harus bergerak untuk memajukan negara kita, jangan hanya tinggal diam begitu saja.

Hal pokok yang dapat kita lakukan adalah dengan menanamkan kebiasaan membaca pada diri kita sendiri. Kebiasaan tersebut dapat memperkaya pikiran kita.

Kemerdekaan, Membaca dan Remaja

Kemerdekaan, Membaca dan Remaja

Hal yang dimaksud dengan memperkaya pikiran adalah menambah wawasan, meningkatkan kreativitas, menambah kosa kata, meningkatkan kemampuan berpikir kritis, dan sebagainya. Bill Gates, sang pendiri Microsoft saja dapat menghabiskan 50 buku per tahun hingga akhirnya dapat menjadi orang yang berpengaruh di dunia, bagaimana dengan kita? Apakah kita menyerah begitu saja dengan kemajuan zaman yang ada?

Jika kita ingin membuat perubahan untuk bangsa ini, mari kita biasakan membaca setiap hari. Tidak ada kata terlambat untuk memulai. Jika kita bisa membiasakan hal sederhana itu maka Indonesia akan menjadi negara yang jauh berbeda dan jauh lebih maju dari yang sebelumnya.

(Brian Steven Lim/ XI MIPA 4)