Cinta = Memberi

CINTAILAH “cinta”

Group Band Dewa dalam salah satu lagunya memiliki syair yang terkatakan, “Cintaku bertepuk sebelah tangan!” Banyakkah orang percaya pesan muktahir ini dalam dunia cinta? Non Sense! Cinta gak pernah bertepuk sebelah tangan. Cinta adalah memberi dengan memastikan untuk tidak dapat balas. Cinta diberikan tanpa pamrih, bukan dengan pamrih. Cinta yagh hanya memberi. Tidak kurang tidak juga lebih. Bila menunggu balas, ups kita salah melangkah dalam cinta. Jangan-jangan kita, orang yang sering menggembor-gemborkan cinta, justru belum dengan sungguh mencintai…

Mari kita bayangkan, bagaimana jadinya jika dunia ini tanpa cinta yang mau memberi? Bagaimanakah bila semua hanya mau menerima? Kasihan banget dunia ini, ia kosong akan cinta karena semuanya menunggu. Tapi bila semua orang mau memberi cinta, niscaya semua akan menerima.

Kristus telah memberikan diri-Nya sebagai ungkapan Cinta akan dunia ini. Siapapun yang disapa cinta-Nya akan menerima kehidupan. Kristus pun tidak menuntut balas, seakan-akan menjadi Pribadi yang penuh perhitungan (lihat Yoh.3:16).

Kalau begini, gak salah juga sich Group Band Dewa membalasnya sendiri dengan marilah “cintailah cinta”. Nah Sob, belajar mencintai cinta, yagh berarti belajar memberi. Ada Apa Dengan Cinta? Yagh memberi! Selamat Mencinta!

RJ